Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

13 Desember 2023, Ketika Sebuah Perjuangan Menemukan Jalan

Tuesday, September 1, 2026 | September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T07:20:22Z

13 Desember 2023, Ketika Sebuah Perjuangan Menemukan Jalan




PADANG, PIONIR--13 Desember 2023 menjadi salah satu kenangan terindah dalam perjalanan panjang Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat.

Hari itu bukan sekadar seremoni pelantikan. Bagi orang-orang yang berada di balik perjuangan lahirnya LAN Sumatera Barat, tanggal tersebut adalah sebuah titik kulminasi dari perjalanan panjang yang penuh tantangan, rintangan dan ujian.

Ketua dan pengurus Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat ketika itu di kukuhkan oleh seorang tokoh adat dan Raja Kerajaan Indrapura, Yang Dipertuan Agung Sultan Rusdal F. Inayatsyah, SH.

Namun, perjalanan menuju hari bersejarah itu tidaklah semulus yang di bayangkan.

Di balik panggung pelantikan, ada perjuangan yang tidak sedikit. Ada perbedaan pandangan, di namika organisasi, bahkan berbagai kepentingan yang sempat menguji keteguhan orang-orang yang ingin membangun LAN Sumatera Barat. Ada pihak-pihak yang di sebut menginginkan posisi dan kekuasaan, sehingga proses pembentukan kepengurusan harus melewati jalan yang berliku.

Tetapi perjuangan yang dilakukan dengan niat baik pada akhirnya menemukan jalannya.

Pagi itu, sekitar pukul 09.00 WIB, di sebuah hotel ternama yang berada di jantung Kota Padang, suasana terasa berbeda. Ketua bersama jajaran pengurus LAN Provinsi Sumatera Barat secara resmi di kukuhkan dan mengikrarkan sumpah serta janji untuk menjalankan amanah organisasi.

Ikrar itu disaksikan oleh berbagai unsur penting di Sumatera Barat. Hadir Kepala Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat, Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, unsur Pemerintah Provinsi, pimpinan DPRD Provinsi dan Kota Padang, Dandim 0312/Padang, Kapolda Sumatera Barat, Kapolresta Padang serta sejumlah tokoh masyarakat.

Hari itu menjadi saksi bahwa sebuah gerakan telah dimulai.

Bukan sekadar gerakan organisasi, tetapi gerakan moral untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Di antara para tokoh yang hadir pada hari sakral tersebut, ada satu sosok yang mungkin tidak banyak berbicara. Ia duduk di antara tokoh-tokoh lainnya, menyaksikan seluruh rangkaian prosesi dengan tatapan yang sulit dilupakan.

Tatapannya penuh arti.

Ada kebahagiaan. Ada harapan. Tetapi juga terlihat kekhawatiran yang begitu dalam. Seolah-olah dalam benaknya sedang bergelayut sebuah pertanyaan besar. Akankah amanah ini mampu di jalankan dengan baik? Sosok itu adalah Joni Putra Sikumbang, SH.

Ia bukan sekadar hadir sebagai undangan. Kepeduliannya terhadap LAN dan perjuangan melawan narkotika telah di buktikannya jauh lebih dari sekadar kata-kata.

Waktu, tenaga, pikiran bahkan dukungan finansial ia curahkan untuk membantu perjalanan LAN.

Baginya, perjuangan ini bukan tentang siapa yang mendapatkan jabatan. Bukan pula tentang siapa yang paling menonjol dalam sebuah organisasi. Ada sesuatu yang jauh lebih besar yang ingin di perjuangkan. Menyelamatkan generasi Minangkabau dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Joni Putra Sikumbang melihat narkotika bukan sekadar persoalan hukum. Ia melihatnya sebagai ancaman terhadap masa depan anak-anak muda, ancaman terhadap keluarga, ancaman terhadap tatanan sosial dan pada akhirnya ancaman terhadap masa depan Ranah Minang.

Karena itu, dukungannya kepada LAN tidak berhenti pada momentum pelantikan. Ia terus memberikan perhatian terhadap perjalanan organisasi. Ketika ada kegiatan, ia hadir. Ketika ada persoalan, ia ikut memikirkan jalan keluarnya. Ketika organisasi membutuhkan dukungan, ia berusaha memberikan apa yang ia mampu.

Semua itu dilakukan karena satu keyakinan: gerakan melawan narkotika tidak akan pernah berhasil jika hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum. Masyarakat harus bergerak. Tokoh adat harus bergerak. Tokoh agama harus bergerak. Pemuda harus bergerak. Kaum ibu harus bergerak. Dan organisasi masyarakat seperti LAN harus hadir sampai ke tengah-tengah masyarakat.

Kini, ketika perjalanan LAN Provinsi Sumatera Barat terus berkembang dan gerakan P4GN semakin di perluas hingga ke sekolah, kampus, nagari, bahkan lingkungan masyarakat paling bawah, kenangan 13 Desember 2023 kembali terasa.

Hari itu adalah awal. Awal dari sebuah ikhtiar panjang. Awal dari sebuah perjalanan yang mungkin tidak selalu mudah, tetapi harus terus di lanjutkan.

Sebab ancaman narkotika tidak mengenal waktu. Ia dapat menyentuh siapa saja dan masuk ke berbagai lapisan masyarakat.

Maka perjuangan untuk memeranginya juga tidak boleh mengenal kata berhenti. Dan di balik perjalanan itu, ada orang-orang yang mungkin tidak selalu berada di depan kamera, tidak selalu disebut dalam setiap pemberitaan, tetapi kontribusinya tetap menjadi bagian dari sejarah.

Joni Putra Sikumbang, SH adalah salah satunya. Ia memilih berdiri di belakang sebuah gerakan, bukan untuk mencari popularitas, tetapi karena kepeduliannya terhadap masa depan generasi.


×
Berita Terbaru Update