Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Waktu Terbatas, Kepsek MTsN 8 Asam Kumbang Bayang Utara Minta LAN Sumbar Kembali

Friday, September 11, 2026 | September 11, 2026 WIB Last Updated 2026-09-11T13:28:18Z


Waktu Terbatas, Kepsek MTsN 8 Asam Kumbang Bayang Utara Minta LAN Sumbar Kembali


PESISIR SELATAN, PIONIR---Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat kembali hadir di tengah-tengah pelajar. Kali ini, LAN Sumbar bersama LAN Kabupaten Pesisir Selatan menyambangi MTsN 8 Asam Kumbang, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, Jumat 11 September 2026.

Kehadiran Tim P4GN LAN Sumbar di sambut langsung Kepala MTsN 8 Asam Kumbang, Wiwi Sartika, S.Pd, M.Pd, di dampingi Wakil Kurikulum Armadani Kamal, S.Pd.I, serta Kaur TU Afrizon, S.HI.

Turut hadir Ketua LAN Kabupaten Pesisir Selatan Marwan Anas dan Ketua LAN Kecamatan Bayang Okta Idriadi.

Sementara dari LAN Provinsi Sumatera Barat hadir langsung Ketua LAN Sumbar Firman Sikumbang, bersama Tim P4GN LAN Sumbar YP Sefdi Roentoe, S.Pd, dan Muchsin, S.Sos.

Dalam kesempatan tersebut, Tim P4GN LAN Sumbar memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya narkotika serta pentingnya membentengi diri dari berbagai bentuk pengaruh lingkungan yang dapat menjerumuskan generasi muda ke dalam penyalahgunaan narkotika.

Namun, sosialisasi kali ini berlangsung dalam waktu yang relatif terbatas. Sekitar pukul 08.30 WIB, Tim LAN Sumbar harus melanjutkan agenda berikutnya untuk memberikan sosialisasi di SMA Negeri 1 Bayang.

Keterbatasan waktu tersebut membuat materi yang di sampaikan belum dapat di berikan secara lebih mendalam.

Kepala MTsN 8 Asam Kumbang, Wiwi Sartika, mengatakan pihak sekolah sangat mengapresiasi kehadiran LAN Sumbar. Menurutnya, materi tentang bahaya narkotika sangat penting diberikan kepada para siswa, terutama di tengah tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

“Kami sangat berterima kasih LAN Sumbar sudah hadir di sekolah kami. Materi yang di sampaikan sangat penting bagi anak-anak. Namun karena waktunya terbatas, tentu belum semua yang ingin disampaikan bisa diberikan secara maksimal,” ujar Wiwi Sartika.

Karena itu, ia berharap LAN Sumbar dapat kembali hadir di MTsN 8 Asam Kumbang untuk melanjutkan edukasi P4GN kepada para siswa.

“Kami sangat berharap LAN Sumbar bisa kembali ke sekolah kami. Masih banyak hal yang perlu di pahami anak-anak tentang bahaya narkotika. Kalau waktunya lebih panjang, kami berharap materi dapat di berikan lebih mendalam dan anak-anak benar-benar memahami bagaimana menjaga diri dari pengaruh narkotika,” katanya.

Wiwi menilai, edukasi tentang narkotika tidak cukup dilakukan hanya sekali. Pemahaman harus terus diberikan secara berkesinambungan agar pesan pencegahan benar-benar tertanam dalam diri peserta didik.

“Jangan sampai mereka hanya tahu narkotika itu berbahaya, tetapi tidak tahu bagaimana menghadapi ajakan, bujuk rayu atau pengaruh dari lingkungan. Karena itu, kami ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut,” tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua LAN Kabupaten Pesisir Selatan Marwan Anas mengatakan bahwa sekolah merupakan salah satu tempat strategis untuk membangun benteng pertahanan generasi muda dari ancaman narkotika.

“Pelajar adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus dibekali pengetahuan yang cukup tentang bahaya narkotika. Jangan sampai mereka mengenal narkotika setelah menjadi korban,” kata Marwan.

Menurutnya, pencegahan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemerintah dan organisasi yang bergerak di bidang P4GN.

Sementara itu, Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang mengatakan bahwa kehadiran LAN Sumbar di sekolah bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Edukasi P4GN tidak cukup hanya sekali. Harus dilakukan secara berkesinambungan agar pesan yang disampaikan benar-benar di pahami dan menjadi bekal bagi para pelajar,” kata Firman.

Ia menyambut baik keinginan pihak MTsN 8 Asam Kumbang agar LAN Sumbar kembali memberikan edukasi.

“Kalau pihak sekolah menginginkan kami kembali, tentu dengan senang hati kami akan datang. Waktu kami hari ini memang terbatas karena harus melanjutkan sosialisasi ke SMA 1 Bayang. Tetapi bukan berarti edukasi di MTsN 8 Asam Kumbang selesai sampai di sini,” ujar Firman.

Firman mengatakan, LAN Sumbar ingin membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan sekolah-sekolah di Sumatera Barat. Sebab, menurutnya, upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika membutuhkan proses panjang dan keterlibatan semua pihak.

“Kita ingin anak-anak kita memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkotika. Mereka harus tahu bahwa masa depan mereka jauh lebih berharga dari pada sekadar rasa ingin tahu atau ajakan sesaat,” katanya.

Kehadiran LAN Sumbar di MTsN 8 Asam Kumbang akhirnya tidak hanya menjadi agenda sosialisasi, tetapi juga membuka ruang kerja sama yang lebih panjang antara sekolah dan LAN dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan.

Waktu boleh terbatas, tetapi pesan untuk menyelamatkan generasi tidak boleh berhenti. MTsN 8 Asam Kumbang pun berharap LAN Sumbar kembali hadir, melanjutkan edukasi dan memperkuat benteng pelajar agar tetap jauh dari narkotika. (MA)


×
Berita Terbaru Update