Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sebelum Narkotika Merampas Masa Depan, LAN Sumbar Ketuk Pintu Kampus UNU

Thursday, October 8, 2026 | October 08, 2026 WIB Last Updated 2026-10-08T14:13:59Z


Sebelum Narkotika Merampas Masa Depan, LAN Sumbar Ketuk Pintu Kampus UNU


PADANG, PIONIR---Ancaman penyalahgunaan narkotika tidak mengenal ruang dan batas. Ia bisa menyusup ke tengah masyarakat, lingkungan keluarga, bahkan ke ruang-ruang pendidikan yang seharusnya menjadi tempat menempa masa depan generasi bangsa. Karena itu, sebelum ancaman tersebut semakin jauh menjangkau generasi muda, langkah pencegahan harus di lakukan sedini mungkin.

Semangat itulah yang terus dibawa Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, SE, dalam menjalankan program LAN Go to Campus. Kali ini, langkah tersebut di arahkan ke Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumatera Barat.

Firman Sikumbang datang bukan sekadar untuk melakukan kunjungan biasa. Kedatangannya menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menyatukan langkah dengan pihak perguruan tinggi dalam memperkuat gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan kampus.

Kedatangan Ketua LAN Sumbar itu di sambut Wakil Rektor II UNU Sumbar Rifka Zuwanda, SH, MH, Kepala Badan Penjamin Mutu Internal UNU Sumbar Dertha Muktar, S.Pd, M.Pd, serta Kepala Program Studi Sistem Informasi UNU Sumbar April Zahmi, S.Kom, M.Kom. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, namun pembahasan yang mengemuka memiliki pesan serius, "bagaimana kampus bersama-sama menjadi benteng bagi generasi muda dari ancaman narkotika."

Di hadapan jajaran UNU Sumbar, Firman mengajak pihak kampus tidak hanya menjadi penonton dalam persoalan narkotika. Perguruan tinggi, menurutnya, memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kesadaran generasi muda karena mahasiswa merupakan bagian dari kelompok intelektual yang nantinya akan kembali ke tengah masyarakat dan mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan.

“Jangan sampai kita baru bergerak setelah ada korban. Pencegahan harus di lakukan sebelum narkotika merusak masa depan anak-anak kita. Kampus harus menjadi salah satu benteng untuk menyelamatkan generasi muda,” ujar Firman.

Bagi Firman Sikumbang, perang melawan narkotika bukan semata-mata tugas aparat penegak hukum. Ancaman tersebut harus di hadapi melalui kekuatan bersama. Dunia pendidikan, keluarga, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan seluruh komponen bangsa memiliki peran yang sama pentingnya dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika.

Itulah sebabnya LAN Sumbar terus memperluas jangkauan programnya. Setelah menyentuh berbagai lapisan masyarakat melalui sejumlah program edukasi, kini lingkungan perguruan tinggi menjadi salah satu sasaran penting penguatan P4GN.

Ajakan tersebut mendapat respons positif dari UNU Sumbar. Wakil Rektor II UNU Sumbar, Rifka Zuwanda, SH, MH, yang mewakili Rektor UNU Sumbar, menyampaikan apresiasi terhadap langkah LAN Sumbar yang secara konsisten mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkotika.

Menurut Rifka, persoalan narkotika merupakan tanggung jawab bersama. Perguruan tinggi tidak cukup hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter dan kesadaran mahasiswa agar mampu menjaga dirinya serta lingkungan dari berbagai ancaman sosial, termasuk penyalahgunaan narkotika.

“Kami sangat mengapresiasi program kerja LAN Sumbar dalam mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkotika. Ini merupakan persoalan yang harus menjadi perhatian bersama, termasuk di lingkungan kampus,” ungkap Rifka.

Pertemuan tersebut sekaligus membuka ruang bagi terbangunnya kerja sama antara LAN Sumbar dan UNU Sumbar dalam pelaksanaan kegiatan edukasi P4GN. Kehadiran LAN Go to Campus di harapkan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi gerakan yang mampu menyentuh kesadaran mahasiswa secara langsung.

Sebab, melindungi generasi muda dari narkotika bukan pekerjaan sehari. Dibutuhkan keberanian untuk terus mengingatkan, kesabaran untuk terus memberikan edukasi, serta kemauan untuk membangun kekuatan bersama.

Firman Sikumbang menyadari bahwa perjuangan tersebut tidak mudah. Namun baginya, tidak ada alasan untuk berhenti mengetuk pintu-pintu kampus, sekolah, nagari dan berbagai elemen masyarakat. Setiap pintu yang terbuka adalah kesempatan untuk menyelamatkan lebih banyak generasi muda.

"Perang terhadap narkotika harus di mulai sebelum ada korban, dan LAN Sumbar memilih untuk berada di garis depan, mengetuk pintu kampus satu demi satu, mengajak semua pihak bergandengan tangan menjaga masa depan generasi muda Sumatera Barat, tukasnya (*)


×
Berita Terbaru Update