Dandim 0311/Pessel Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Pelajar SMKN 1 Painan, Ingatkan Bahaya Narkotika yang Mengancam Masa Depan Generasi Muda
Kesadaran inilah yang menjadi salah satu pesan penting Dandim 0311/Pesisir Selatan, Letkol Inf Yudi Eka Pratama, M.Han., saat memimpin upacara bendera sekaligus memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa dan siswi SMK Negeri 1 Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin 19 Oktober 2026.
Di hadapan para pelajar, Letkol Inf Yudi Eka Pratama, M.Han menekankan pentingnya menanamkan rasa cinta Tanah Air, meningkatkan kedisiplinan dalam segala bidang, serta membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan bertanggung jawab.
Wawasan kebangsaan bukan sekadar pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa, lambang negara, atau hafalan mengenai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Lebih dari itu, wawasan kebangsaan merupakan kesadaran yang harus tumbuh dalam diri setiap anak bangsa untuk memahami arti persatuan, menghargai perbedaan, menaati aturan, menjaga kehormatan bangsa, dan menyadari bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi penerusnya.
Karena itu, pembinaan karakter sejak bangku sekolah menjadi sangat penting. Para pelajar tidak hanya di tuntut untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga harus mampu membangun kepribadian yang baik, menghormati guru dan orang tua, menjaga pergaulan, serta memiliki tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan negara.
Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Yudi Eka Pratama juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Pesan ini menjadi perhatian penting karena ancaman narkotika bukan hanya persoalan hukum, melainkan juga persoalan kemanusiaan yang dapat menghancurkan harapan, memutus cita-cita, merenggangkan hubungan keluarga, dan menghambat masa depan seseorang.
Generasi muda yang seharusnya tumbuh dengan semangat belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan zaman harus memiliki keteguhan untuk mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalah gunaan narkotika.
Saat itu Letkol Inf Yudi Eka Pratama juga mengatakan, para pelajar perlu memahami bahwa masa depan yang baik tidak di bangun dalam satu malam, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, kerja keras, lingkungan pergaulan yang sehat, serta keberanian mengambil keputusan yang benar.
Satu keputusan yang keliru kata Yudi dapat membawa dampak panjang, sedangkan pilihan untuk belajar, berprestasi, dan melakukan kegiatan positif akan membuka lebih banyak kesempatan untuk meraih masa depan yang di impikan.
Oleh sebab itu, ajakan Yudi Para siswa dan siswi harus fokus belajar, menaati peraturan, dan mengisi waktu dengan kegiatan positif.
Dikatakan Yudi, sekolah juga memiliki peran strategis sebagai tempat membangun kesadaran, menumbuhkan nilai moral, dan memperkuat ketahanan diri para pelajar terhadap pengaruh negatif lingkungan.
Namun, upaya melindungi generasi muda tidak dapat di bebankan kepada sekolah semata. Keluarga, masyarakat, tokoh adat, pemerintah, serta seluruh unsur bangsa perlu berjalan bersama menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, katanya.
Lanjut Yudi mengatakan, orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka dengan anak-anaknya, guru memberikan pendidikan sekaligus keteladanan, sedangkan masyarakat harus memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang mengancam masa depan generasi muda.
"Pencegahan penyalahgunaan narkotika harus di mulai dari kepedulian bersama, bukan menunggu sampai persoalan terjadi dan membawa dampak yang lebih luas," ujarnya.
Lebih lanjut Yudi mengatakan, melalui kegiatan upacara bendera dan pembekalan wawasan kebangsaan di SMKN 1 Painan ini, di harapkan para pelajar semakin memahami bahwa menjadi generasi penerus bangsa bukan sekadar persoalan usia, melainkan juga tentang tanggung jawab, integritas, dan kesediaan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, tuturnya.
"Semangat nasionalisme harus di wujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari di siplin mengikuti pelajaran, menghormati sesama, menjaga persatuan, menaati hukum, hingga menjauhkan diri dari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain." Ungkapnya.
Kehadiran Dandim 0311/Pesisir Selatan di tengah-tengah pelajar juga menjadi pengingat bahwa pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan perhatian berkelanjutan.
Bangsa yang kuat tidak hanya di bangun dengan kekuatan pertahanan dan kemajuan teknologi, tetapi juga dengan generasi yang memiliki moral, kecerdasan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap Tanah Air.
Sebab, sebesar apa pun harapan terhadap kemajuan Indonesia, semuanya akan sulit terwujud apabila generasi penerus kehilangan arah dan tidak memiliki pegangan dalam menjalani kehidupan.
Pada akhirnya, pesan yang di sampaikan Dandim 0311/Pesisir Selatan kepada para pelajar SMKN 1 Painan mengandung makna yang lebih luas dari pada sekadar kegiatan seremonial di halaman sekolah.
Ada harapan agar setiap anak muda menyadari bahwa dirinya memiliki masa depan yang harus di perjuangkan, keluarga yang menaruh harapan, dan bangsa yang membutuhkan peran serta mereka.
Jangan sampai cita-cita yang telah di tanamkan orang tua sejak kecil pupus akibat salah pergaulan dan keputusan yang keliru. Jangan pula kesempatan untuk belajar dan meraih prestasi di sia-siakan karena terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, tukasnya (Firman Sikumbang)
